Kamis, 06 Januari 2011

APBN

Pengertian Anggaran

Secara umum, pengrtian anggaran adalah rencana keuangan yang mencerminkan pilihan kebijakan untuk periode pada masa yang akan datang, sedangkan secara sempit pengertian anggaran adalahg suatu pernyataan tentang perkiraan pengeluaran dan penerimaan yang diharapkan akan terjadi pada suatu periode dimasa yang akan datang. Serta data pengeluaran dan penerimaan yang sungguh-sungguh terjadi di saat ini dan masa lalu.
Semua tindakan pemerintahan yang mempunyai akibat keuangan sehingga negara dibebani kewajiban untuk membayar dan negara memperoleh hak untuk menagih adalah termasuk dalam bidang keuangan negara. Untuk dapat menjabarkan pengertian keuanagn negara tersebut secara riil maka diperlukan adanya proses perencanaan atau planing. Proses perencanaan dalam kaitannnya dengan APBN tentu berkaitan dengan perencanaan keuangan (budgeting atau penganggaran). Budget atau anggaran daalam pengertian umum diartikan sebagai suatu rencana kerja untuk suatu periode yang akan datang yang telah dinilai dengan uang. Pengertian budget yang demikian ini merpakan serapan dari bahasa inggris, kata budget yang digunakan di inggris sendiri merupakan serapan dari istilah bahasa perancis yaitu bouge atau bougette yang berarti “tas” dipinggang yang terbuat dari kulit. Yang kemudian di inggris kata budget ini berkembang artinya menjadi tempat surat yang terbuat dari kulit, khususnya tas tersebut dipergunakan oleh mentri keuangan untuk menyimpan surat-surat anggaran. Sementara itu di negeri belanda, anggaran disebut begrooting yang berasal dari bahasa belanda kuno grote yang berarti memperkirakan.
Di indonesia sendiri pada awal mulanya atau pada zaman hindia belanda secara resmi digunakan istilah bergroating untuk menyatakan pengertian anggaran. Namuna sejak proklamasi tanggal 17 agustus 1945 istilah anggaran pendapatan dan belanja dipakai secara resmi dalam pasal 23 ayat 1 UUD 45 dan didalam perkembangan selanjutnya ditambahkan kata negara untuk melengkapinya sehingga menjadi anggaran pendapatan dan belanja negara.

Rabu, 05 Januari 2011

Kode Etik Internal Auditor

1. Integrity
Seorang internal auditor harus memiliki itegritas yang tinggi yaitu berkaitan dengan faktor kepercayaan (trust), oleh karena hal itulah yang akan merupakan landasan untuk menilai kebenaran atas pertimbangan keputusan yang diambil. Artinya internal auditor akan melaksanakan tugasnya secara jujur, bertanggung jawab dan teliti. Internal audit akan memperhatikan aturan hukum dan mengungkapkan segala hal yang diharapkan baik oleh ketetntuan hukum maupun profesi.

2. Objectivity
Internal audit harus dapat menunjukkan objektivitas dan bersikap profesional dalam melaksanakan tugasnya baik dalam mengumpulkan,mengevaluasi dan mengkomunikasikan informasi yang diperoleh dalam pemeriksaan/penelitian yang dilakukan, serta tidak terpengaruh dengan orang lain dan faktor subjektifitas maupun kepentingan pribadi.

3. Confidentiality
Internal auditor sangat menjunjung tinggi faktor yang sangat dirahasiakan serta sangat menjaga nilai dan kepemilikan informasi yang diperolehnya. Informasi tersebut hanya dapat diungkapkan kepada pihak-pihak yang berhak kecuali ada kewajiban yang didukung dilandasi faktor legal.

4. Competency
Internal auditor akan menerapkan pengetahuan, keahlian maupun pengelaman yang diperlukan untuk melaksanakan tugas internal auditing. Internal auditor akan melaksanakan tugasnya sesuai dengan kemahirannya, efektivitas dan kualitas pekerjaannya secara terus-menerus.

Cost Accounting Standards Board

Cos Accounting Standards Board, didirikan oleh kongres di tahun 1970, menetapkan standar akuntansi biaya untuk perusahaan-perusahaan domestik yang memperoleh kontrak atau subkontrak besar dari pemerintah federal, baik sipil maupun militer. Di tahun 1980, CABS dibubarkan karena kongres mengenggap bahwa tujuan dewan tersebut menjadi bagian dari semua peraturab pembelian pemerintah federal dan tetap berlaku. Kongres mendirikan kembali dewan ini tahun 1988.
CASB juga menerbitkan Coast Accounting Standards (CAS) yang membahas semua aspek alokasi, definisi dan pengukuran biaya yang dapat dialokasikan, dan penentuan metode a suatu periode akuntansi dimana biaya tersebut dapat dialokasikan. Alokasi penuh dari total biaya dari suatu periode tertentu, termasuk biaya administratif dan biaya tidak langsung lainnya, merupakan dasar dalam menentukan biaya dari kontrak.

Akuntansi Internasional

Akuntansi Internasional


Perkembangan yang cepat dalam pasar modal global dan aktivitas investasi lintas batas memberi arti bahwa dimensi internasional dari akuntansi menjadi semakin penting dari masa sebelumnya bagi kalangan profesional yang harus berhubungan dalam satu cara atau cara lain dalam lingkup ini.
Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Tujuan dari akuntansi adalah menyediakan informasi yang dapat digunakan oleh pengambilan keputusan untuk membuat keputusan ekonomi.
Dalam dunia usaha, akuntansi merupakan suatu alat informasi, dimana akuntansi memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan.
Akuntansi memberikan informasi mengenai perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh para pengguna. Jika informasi dapat diandalkan dan bermanfaat, maka sumber daya yang terbatas dapat dialokasikan optimal.
Akuntansi internasional memiliki peranan yang serupa dengan konteks yang lebih luas, dimana lingkup pelaporannya adalah untuk perusahaan multinasional dengan transaksi dan operasi lintas batas negara atau perusahaan dengan kewajiban pelaporan kepada para pengguna laporan di negara lain.
Proses akuntansinya pun tidaklah berbeda dan dengan kualifikasi standar pelaporan tertentu yang diatur secara internasional maupun lokal pada negara tertentu.
Tapi penting untuk diketahui mengenai dimensi internasional dari proses akuntansi pada tiap negara yang berbeda. Dimana perbedaa itu meliputi, perbedaan budaya, praktik bisnis , struktur politik, sistem hukum, nilai mata uang, tingkat inflasi lokal, risiko bisnis dan serta aturan perundang-undangan mempengaruhi bagaimana perusahaan multinasional melakukan kegiatan opersionalnya dan memberikan laporan keuangannya.



Akuntansi memcakup proses yang luas :
1. Pengukuran
Memberikan masukan mendalam megenai probabilitas operasi suatu perusahaan dan kekuatan poisisi keuangan.
2. Pengungkapan
Proses dimana pengukuran akuntansi dikomunikasikan kepada para pengguna laporan keuangan dan digunakan dalam pengambilan keputusan.
3. Auditing
Proses dimana para kalangan profesional akuntansi khusus (auditor) melakukan atestasi (pengujian) terhadap keandalan proses pengukuran dan komunikasi.


Sudut Pandang Sejarah

Awalnya, Akuntansi dimulai dengan sistem pembukuan berpasangan (double entry bookkeeping) di Italia pada abad ke 14 dan 15. sistem pembukuan berpasangan, dianggap awal penciptaan akuntansi. Akuntansi modern dimulai sejak double entry accounting emukan dan digunakan didalam kegiatan bisnis yaitu sistem pencataatn beerganda double entry bookkeeping) yang diperkenalkan oleh Luca Pacioli (th 1447).

Luca Pacioli lahir di Italia tahun 1447, dia bukan akuntan tetapi pendeta yang ahli matematika, dan pengajar pada beberapa universitas terkemuka di Italia. Lucalah orang yang pertama sekali mempublikasikan prinsip-prinsip dasar double accounting system dalam buku berjudul : Summa the arithmetica geometria proportioni et propotionalita di tahun 1494. Banyak ahli sejarah yang berpendapat bahwa prinsip dasar doble accounting system bukanlah ide murni Luca namun dia hanya merangkum praktek akuntansi yang berlangsung pada saat itu dan mempublikasikannya.Hal ini diakui sendiri oleh Luca (Radebaugh, 1998) “Pacioli did not claim that his ideas were orinigal, just that he was the one who was trying to organize and publish them. He objective was to publish a popular book that could be used by all, following the influence of the venetian businessmen rather than bankers”. Praktek dengan metode vinetian yang menjadi acuan Luca menulis buku tersebut telah menjadi metode yang diadopsi tidak hanya di italia namun hampir disemua negara eropa seperti Jerman, Belanda, Inggris.


Luca memperkenalkan 3 (tiga) catatan penting yang harus dilakukan :

1. Buku Memorandum, adalah buku catatan mengenai seluruh informasi transaksi bisnis.
2. Jurnal, dimana transaksi yang informasinya telah disimpan dalam buku memorandum kemudian dicacat dalam jurnal.
3. Buku Besar, adalah suatu buku yang merangkum jurnal diatas. Buku besar merupakan centre of the accounting system (Raddebaugh, 1996).

Perkembangan sistem akuntansi ini didorong oleh pertumbuhan perdagangan internasional di Italia Itara selama masa akhir abad pertengahan dan keinginan pemerintah untuk menemukan cara dalam mengenakan pajak terhadap transaksi komersial.
“Pembukuan ala Italia” kemudian beralih ke Jerman untuk membantu para pedagang zaman Fugger dan kelompok Hanseatik. Pada saat bersamaan filsuf bisnis Belanda menerapkan keseluruhan sistem dalam perencanaan dan akuntabilitas pemerintaha.
Tahun 1850-an double entry bookkeeping mencapai Kepulauan Inggris yang menyebabkan tumbuhnya masyarakat akuntansi dan profesi akuntansi publik yang terorganisasi di Skotlandia dan Inggris tahun 1870-an. Praktik akuntansi Inggris menyebar ke seluruh Amerika Utaradan seluruh wilayah persemakmuran Inggris. Selain itu model akuntansi Belanda diekspor antara lain ke Indonesia. Sistem akuntansi Perancis di Polinesia dan wilayah-wilayah Afrika dibawah pemerintahan Perancis. Kerangka pelaporan sistem Jerman berpengaruh di Jepang, Swedia, dan Kekaisaran Rusia.
Paruh Pertama abad 20, seiring tumbuhnya kekuatan ekonomi Amerika Serikat, kerumitan masalah akuntansi muncul bersamaan. Kemudian Akuntansi diakui sebagai suatu disiplin ilmu akademik tersendiri. Setelah Perang Dunia II, pengaruh Akuntansi semakin terasa di Dunia Barat.
Bagi banyak negara, akuntansi merupakan masalah nasional dengan standar dan praktik nasional yang melekat erat dengan hukum nasional dan aturan profesional.


Sudut Pandang Kontemporer

Terdapat sejumlah faktor tambahan yang menambah pentingnya mempelajari akuntansi internasional. Faktor-faktor ini tumbuh dari pengurangan signifikan dan terus-menerus hambatan perdagangan dan pengendalian modal secara nasional yang tejadi seiring kemajuan teknologi informasi.
Pengendalian nasional terhadap arus modal, valuta asing, investasi asing langsung dan transaksi terkait telah diliberalisasikan secara dramatis beberapa tahun terakhir, sehingga hambatan bisnis internasional berkurang.
Kemajuan taknologi informasi menyebabkan perubahan radikal dalam ekonomi produksi dan distribusi.

Pertumbuhan dan penyebaran operasi multinasional

Bisnis internasional secara tradisional terkait dengan perdagangan luar negeri. Kegiatan ini yang barakar dari masa lampau, akan terus berlanjut.
Isu akuntansi utama yang berhubungan dengan kegiatan ekspor dan impor adalah akuntansi untuk transaksi mata uang asing. Bisnis internasional saat ini semakin berhubungan dengan investasi asing langsung, yang meliputi pendirian sistem manufaktur atau distribusi dari luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dsimiliki seutuhnya, usaha patungan atau afiliasi stau analisis strategis.
Operasi yang dilaksanakan diluar negeri membuat manager kauangan dan akuntan menghadapi resiko barupa semua jenis masalah yang ketika operasi perusahaan tidak mereka hadapi kerika operasi perusahaan dilaksanakan didalam wilayah stau negara.
Prinsip pelaporan keuangan nasional dapat berbeda secara signifikan dari suatu negara ke negara lain karena prinsip-prinsip akuntansi tersebut dibentuk oleh lingkungan sosial ekonomi yang berbeda. Selain itu terdapat pilihan kurs nilai tukar yang digunakan untuk mengkonversi akun-akun luar negeri ke dalam satu mata uang pelaporan.
Manajer keuanagn dan akuntan juga hasrus memahami pengaruh kompleksitas lingkungan pengukuran akuntansi suatu perusahaan multinasional, memahami pengaruh perubahan akuntansi suatu perusahaan multinasional, memahami pengaruh perubahan nilai tukar dan tingkat inflasi merupakan hal penting, memiliki pengetahuan mengenai hukum pajak dan nilai mata uang untuk usaha yang beroperasi dilebih satu negara.


Kompetisi Global

Faktor lain yang turut menyumbangkan semakin pentingnya akuntansi internasional adalah fenomena kompetisi global. Penentuan acuan (benchmarking), suatu tindakan untuk membandingkan kinerja satu pihak dengan suatu standar yang memadai bukan hal yang baru, tetapi standar perbandingan yang digunakan kini melampaui batas-batas nasional adalah sesuatu yang baru.


Merger dan Akuisisi Lintas Batas

Merger umumnya diringkas dengan istilah sinergi operasi atau skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang penting dalam mega konsolidasi ini karena angka-angka yang dihasilkan akuntansi bersifat mendasar dalam proses penilaian perusahaan. Perbedaan pengukuran nasional dapat memperumit proses panilaian perusahaan.
Sebagai contoh, penilaian perusahaan sering kali didasarkan pada faktor-faktor berbasis harga (price), seperti rasio harga atas laba (P/E). Pendekatan disini adalah untuk menurunkan rata-rata faktor P/E untuk perusahaan yang sebanding dalam industri dan penerapan faktor ini atas laba yang dilaporkan oleh perusahaan yang sedang diniali untuk menghasilkan harga tawaran yang memadai.
Perhatian utama perusahaan yang melakukan akuisisi ketika sedang memberikan tawaran atas terget akuisisi asing adalah sejauh apa faktor E (laba-earnings) dalam ukuran P/E ini merupakan refleksi sesungguhnya dari variabel yang sedang diukur, bila dibandingkan dengan hasil dari perbedaan pengukuran akuntansi.


Inovasi Keuangan

Manajemen resiko telah menjadsi istilah yang popular dalam lingkungan perusahaan dan menajemen. Dengan deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang terus dilakukan, vollatilitas dalam harga komoditas, valuta asing kredit dan ekuitas menjadi hal yang biasa saat ini. Berdasarkan kondisi dunia saat ini keunagan perlu menyadari resiko yang mereka hadapi, memutuskan resiko mana yang perlu dilindungi dan mengevaluasi haisl strategi manajemen risiko yang dijalankan. Meskipun kemajuan teknologi memungkinkan pergeseran risiko keuangan ke pihak lain, tetapi beban untuk mengukur risiko antar pihak tidak dapat dialihkan dan sekarang berasa pihak sekelompok besar antar pihak tidak dapat dialihkan dan sekarang berada dipihak sekelompok besar pelaku pasar yang ada si negara lain.

Internasionalisme Pasar Modal

Faktor yang banyak menyumbang perhatian lebih terhadap akuntansi internasional dikalangan eksekutif perusahaan, investor, regulator pasar, pembuat standar akuntansi akuntansi dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasionalisasi pasar modal seluruh dunia.
Federasi Pasar Modal Dunia ( Word Federation of Exchnages ) melaporan bahwa perusahaan domestik mencatat sahamnya meningkat di beberapa pasar dan menurun dibeberapa pasar lainnya selama masa-masa dekade sekarang, yang sebagian disebabkan oleh merger dan akuisisi, yang juga berakibat pada penghapusan pencatatan sahaam (delisting) yang dilakukan beberapa perusahaan yang terkait.
Tiga wilayah pasar ekuitas terbesar adalah, Amerika Utara, Asia Pasifik dan Eropa.

Amerika Utara

Ekonomi AS dan pasar sahamnya mengalami pertumbuhan tanpa henti selama tahun 1990 pada tahun 2000, baik NYSE maupun Nasdaq mendominasi bursa efek lain diseluruh dunia dalam hal kapitalisasi pasar, nilai perdaganag saham domestik, nilai perdagangan saham asing, modal yang diperoleh perusahaan yang baru terdaftar, jumlah perusahaan domestik ynag mencatatkan saham dan jumlah perusahaan asing yang mencatatkan sahamnya.

Asia

Asia diperkirakan akan menjadi wilayah pasar ekuitas terpenting. RRC (Republik Rakyat Cina) muncul sebgai perekonomian global utama dan negara-negara “Macan Asia” mengalami pertumbuhan dan pembangunan yang fenomenal.
Beberapa krisis kauangan di Asia menunjukkan kerentanan dan ketidakmatanagn perekonomian di Asia dan memperlambat pertumbuhan pasar modal di wilayah ini. Ditambah lagi pendapat dari kritikus mengenai lemahnya pengukuran akuntansi, pengungkapan dan stansar auditing serta pengawasan dan penegakan implementasi standar tersebut.
Namun demikian prospek pertumbuhan masa depan dalam pasar ekuitas Asia tampak kuat. Kapitalisasi pasar sebagai presentase dari produk domestik bruto (Gross Domestic Product-GDP) di Asia terbilang rendah dibandingkan Amerika Serikat dan beberapa pasar utama Eropa, yang menunjukkan bahwa pasar ekuitas dapat memainkan peranan yang lebih besar di perekonomian Asia.

Eropa Barat

Eropa adalah wilayah pasar ekuitas terbesar kedua di dunia dalam hal kapitalisasi pasar dan volume perdagangan. Perluasan ekonomi secara signifikan turut mengumbangkan pertumbuhan pasar ekuitas yang cepat selama paruh kedua tahun 1990-an.
Faktor terkait di Eropa continental adalah perubahan perlahan menuju orientasi ekuitas yang sudah lama menjadi ciri-ciri pasar ekuitas London dan Amerika Utara.


Pasar Ekuitas Eropa

Pasar modal Eropa sedang mengalami perubahan besar dalam waktu singkat ekonomi di dalam Uni Eropa.


Budaya Ekuitas yang abru di Eropa Kontinental

Tumbuhan budaya ekuitas di Eropa merupakan dasar untuk memperkiraan pertumbuhan kelanjutan di pasar ekuitas Eropa.
Persaingan yang intensif di kalangan bursa efek Eropa memicu timbulnya perkembanagn suatu budaya ekuitas, yang kemudian menjadi lebih berorientasi ke investor untuk meningkatkan kredibilitas dan menarik pencatatan saham baru.
Banyak regulator efek dan bursa efek Eropa telah melaksanakan aturan pasar lebih ketat dan memperkuat upaya penegakan aturan.
Meski demikian, persaingan ketat juga menyebabkan bursa efek dan regulator nasional untuk mempermudah aturan pencatatan saham dan memberikan pengecualian khusus bagi perusahaan penerbit saham.
Meski selama tahun 1990-an perusahaan di Eropa Kontinental telah memulai corporate gavernance untuk menarik modal baru dan minat investor, namun banyak perusahaan termasuk diantaranya perusahaan terbesar didunia, masih tertinggal jah pengungkapan dan standar pencatatan saham yang ada di Inggris dan Amerika Utara.


Pencacatan dan Penerbitan Saham Lintas Batas

Gelombang minat melakukan pencatatan saham litas batas yang terjadi di pasar baru Eropa, menunjukkan bukti bahwa perusahaan penerbit shama bermaksud melakukan pencatatan lintas-batas di Eropa untuk memperluas kelompok pemegang saham, meningkatkan kesadaran terhadap produk mereka dan membangun kesadarab masyarakat terhadap perusahaan, khususnya di negara-negara dimana perusahaan memiliki operasi yang signifikan dan pelanggan.
Banyak perusahaan Eropa mengalami kesulitan ketika memutuskan dimana meningkatkan jumlah modal atau mencatatkan sahamnya. Pengetahuan mengenai berbagai pasar ekuitas dengan hukum, aturan dan karakter kelembagaan yang berbeda saat diperlakukan saat ini. Pemahaman mengenai bagaimana karakteristik perusahaan penerbit saham dan bursa efek saling berhubungan juga diperlukan. Negara asal, industri, dan besarnya penawaran perusahaan penerbit saham hanyalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan. Biaya dan manfaat kombinasi pasar yang berbeda juga perlu untuk dipahami.

contoh CV Bahasa Inggris

Curriculum Vitae


Personal Details
Full Name : Mavela Anggrainiza Hafsah
Sex : Female
Place, Date of Birth : Jakarta, July 11, 1989
Nationality : Indonesia
Marital Status : Single
Height, Weight : 155 cm, 47 kg
Health : Perfect
Religion : Moslem
Address : Jl. Taruna 1 Barat, RT 018 RW 005, no.41, Cibubur
Mobile : 085695952010
Phone : 02192788379
E-mail : mavelahafsah@yahoo.com


Educational Background
1995 - 2001 : Elementary School No.1 Cibubur, Jakarta
2001 - 2004 : Junior High School No.147, Jakarta
2004 - 2007 : Senior High School No.106, Jakarta
2007 : Gunadarma University

Course & Education
2009 : Selling workshop at Gunadarma University, Depok
2010 : Kursus Brevet A at Gunadarma University, Depok

tragedi bhopal

Tragedi Bhopal
Tragedi Bhopal pada 1984 adalah musibah industri terburuk dalam sejarah dunia. Ia diakibatkan pengeluaran 40 metrik ton metil isosianat (MIC) secara tak sengaja dari pabrik pestisida Union Carbide yang terletak di kota Bhopal, di negara bagian Madhya Pradesh di India.
Pabrik tersebut dibuka pada 1969 dan diperluas untuk menghasilkan karbaril pada 1979. MIC merupakan perantara dalam pemhasilan karbaril.
Kecelakaan ini langsung menewaskan ribuan jiwa dan melukai antara 150.000 hingga 600.000 lainnya—15.000 di antaranya kemudian meninggal dari luka-luka tersebut. Ada yang menyebutkan jumlah kematian yang lebih tinggi.
Penyebabnya adalah dimasukkannya air ke dalam tangki-tangki berisi MIC. Reaksi yang kemudian terjadi menghasilkan banyak gas beracun dan memaksa pengeluaran tekanan secara darurat. Gasnya keluar sementara penggosok kimia yang seharusnya menetralisir gas tersebut sedang dimatikan untuk perbaikan. Penyelidikan yang dilakukan menyatakan bahwa beberapa langkah keselamatan lainnya tidak dijalankan dan standar operasi di pabrik tersebut tidak sesuai dengan standar di pabrik Union Carbide lainnya. Selain itu, ada kemungkinan langkah-langkah keselamatan tersebut dibiarkan sebagai bagian dari "prosedur penghematan" yang dilakukan perusahaan tersebut di pabrik itu.
Sebuah penyelidikan BBC pada 2004 memastikan bahwa kontaminasi masih terus berlangsung.
25 TAHUN TRAGEDI BHOPAL Setengah Juta Warga India Minum Air Beracun
Tepat 25 tahun yang lalu, tangki penyimpanan gas pabrik pestisida di Bhopal, India, bocor. Ini menyebabkan 27 ton gas methyl isocyanate lepas ke udara. Situs The History Channel yang dilansir vivanews.com mengungkapkan, bahwa gas beracun dari pabrik Union Carbide tersebut naik ke langit, membentuk kumpulan awan yang menyelimuti kota Bhopal. Lebih dari 3.000 warga tewas akibat menghirup gas beracun. Selain itu, 50.000 lainnya dirawat karena mengalami keracunan.
Tragedi Bhopal merupakan salah satu insiden industri paling mematikan di dunia. Lebih dari 500.000 penduduk terkena dampak gas beracun. 120.000 Di antaranya bahkan menderita berbagai penyakit, seperti kebutaan, kesulitan bernafas, serta kerusakan ginjal dan hati. Pemerintah India segera menutup pabrik Union Carbide tidak lama setelah insiden dan menahan tiga petingginya. Pada tahun 1989, Union Carbide membayar 470 miliar dolar AS kepada pemerintah India sebagai dana kompensasi insiden.
Pada Oktober 2004, Mahkamah Agung India menyetujui rencana kompensasi yang akan membayarkan ganti rugi sebesar 350 juta dolar AS kepada lebih dari 570.000 korban bencana.
Lahir Cacat Namun, tragedi yang sudah lewat 25 tahun itu rupanya masih menebar maut. Gas kimia yang bocor itu meracuni 500.000 penduduk setempat. Air yang mereka minum masih mengandung kadar racun yang tinggi dan anak-anak mereka pun lahir cacat.
Studi Medis Bhopal (BMA) yang berpusat di Inggris melaporkan bahwa bencana itu masih menyisakan level toksin yang tinggi. Kandungan zat beracun carbon tetrachloride dari air tanah di Bhopal masih 900-2.400 kali lebih tinggi dari ambang batas yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia. Selain itu, kadar chloroform dari air tanah itu dua kali lipat lebih besar dari batas maksimal yang ditetapkan Badan Perlindungan Lingkungan Hidup AS.
“Pabrik mengeluarkan porsi sampah beracun yang sangat besar,” ungkap Colin Toogood Pemimpin Studi Ilmiah BMA. “Di beberapa bagian pabrik dengan kedalaman tanah 100 meter ditemukan kadar racun mencapai 100 persen. Ada juga area di mana kita bisa menemukan sampah merkuri di atas permukaan tanah,” kata Toogood. Sementara itu, ratusan ribu orang lainnya menderita penyakit kronis jangka panjang. Akibatnya, banyak anak yang lahir 25 tahun setelah kejadian terinfeksi gas beracun.
Pengakuan Pekerja BHOPAL
BHOPAL, KOMPAS.com — TR Chouhan berjalan melewati sisa pabrik pestisida Union Carbide yang berkarat di Bhopal, India. "Saya sering ke sini," katanya. "Kami dulu bekerja di sini, sekarang beginilah kondisi pabrik ini. Rasanya sangat menyakitkan."
Chouhan mantan pekerja pabrik itu berusia 10 tahun ketika bencana terjadi 25 tahun lalu. Tidak lama selepas tengah malam pada 3 Desember 1984, awan gas metil melayang-layang di atmosfer Bhopal. Di luar tembok pabrik, ketenangan warga dengan cepat menjadi kekacauan. "Semua orang mulai berteriak, 'Ada kebocoran gas, ada kebocaran gas!' Maka kami mulai berlari," kenang seorang warga Bhopal, Bashiran Bi, seperti dikutip CNN, Kamis. "Saat kami melangkah ke luar rumah, tidak ada ruang di jalanan," kata Hamid Qureshi, saksi hidup yang lain. "Kekacauan di mana-mana. Orang berlari ke segala arah." Dalam waktu beberapa jam saja, lebih dari 3.000 orang tewas. Ribuan lainnya tewas pada hari-hari, bulan-bulan, dan tahun-tahun berikutnya. "Orang masih terus meninggal (akibat bencana itu)," kata Satinath Sarangi, pengelola Sambhavna Trust Clinic. "Bulan ini, minggu ini, seseorang bisa saja meninggal karena paparan yang terjadi pada tahun 1984 itu, dan masih ada 100.000 orang atau lebih yang sedang menderita sakit kronis." Klinik Sarangi melakukan kegiatan amal dengan menyediakan perawatan dan pengobatan gratis bagi korban yang masih hidup. Lebih dari 150 pasien datang setiap hari. Lebih dari 22.000 orang terdaftar sebagai pasien dengan perawatan jangka panjang. Sarangi masuk ke Bhopal segera setelah bencana itu terjadi. Semula ia memperkirakan pekerjaannya hanya untuk sekitar seminggu. Faktanya, dia berada di sana sejak saat itu hingga kini.
Hal yang sama dialami Abdul Jabbar yang memimpin demonstrasi publik atas nama korban gas, tak lama setelah bencana. Dia mendampingi mereka sejak saat itu. Jabbar merupakan kepala dari Bhopal Gas-Affected Working Womens' Union yang anggotanya melakukan pertemuan rutin di taman publik setiap Sabtu. Mereka menyerukan perlawanan terhadap ketidakadilan kepada siapa saja yang mau mendengarkan. "Kami telah melakukan lebih dari 5.000 kali unjuk rasa di sini," kata Jabbar. "Kami melakukan protes terhadap negara dan siapa saja yang terkait." Tuntutan utama Jabbar mendorong para aktivis lain. Mereka menginginkan lebih banyak pengobatan dan bantuan keuangan. Mereka menginginkan seseorang yang membersihkan bekas pabrik Union Carbide yang sudah bobrok. Mereka menginginkan seseorang dituntut secara kriminal atas bencana itu.
Korporasi Union Carbide yang berbasis di Amerika Serikat (AS) telah membayar biaya settlement sebesar 470 juta dollar AS tahun 1989. Setelah itu, korporasi tersebut menghindar dari segala kewajiban atau tanggung jawabnya untuk membersihkan tempat itu. Dalam sebuah pernyataan tertulis kepada CNN, juru bicara Union Carbide, Tomm Sprick, mengatakan, "Pemahaman kami adalah bahwa pemerintah pusat dan negara bagian India telah memiliki rencana untuk membersihkan tempat itu dan kami berharap mereka akan melanjutkannya dengan rencana-rencana remediasi.". Dua belas tahun setelah bencana, Union Carbide menjadi bagian dari Dow Chemical Corporation. Dow juga menolak permintaan untuk membersihkan situs Bhopal. "Faktanya, Dow tidak pernah memiliki atau mengoperasikan fasilitas di Bhopal," tulis juru bicara Dow, Scot Wheeler, dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke CNN.
Kembali ke lahan pabrik itu, Chouhan menunjuk ke arah rawa. "Ini merupakan tempat pembuangan limbah pabrik Union Carbide," ungkapnya. "Bahkan sampai hari ini, ada banyak zat kimia di sini, yang terus-menerus mencemari air tanah." Namun, Union Carbide dan banyak pegawai pemerintah lokal menegaskan, tidak ada bukti meyakinkan tentang air tanah yang tercemar. Namun, Chouhan tidak setuju. "Bau air yang keluar dari sumur pompa warga sekitar sini sama dengan bau yang dapat Anda rasakan saat berdiri di sini, sekarang ini." Chouhan, sebagaimana Sarangi dan Jabbar, mengaku berkomitmen untuk memastikan bahwa bencana itu tidak pernah dilupakan. "Jika kita tidak belajar dari kasus ini," ia mengingatkan, "maka besok Bhopal yang lain akan terjadi." "Dengan berlalunya waktu, kami mencoba untuk melupakan banyak hal," tambah Jabbar. Banyak orang berpikir, kata Sarangi, bencana itu merupakan sesuatu yang mengerikan. Namun, itu terjadi di masa lalu, dan mereka telah dibayar dengan uang banyak. Sekarang segala sesuatunya baik-baik saja. "Jadi, berita pertamanya adalah kita harus berhenti (mempersoalkan), yang justru merupakan berita sedih: bencana itu masih berlangsung."
Vonis Pertama Tragedi Gas Bhopal 1984
Hampir 26 tahun setelah awan gas mematikan keluar dari sebuah pabrik pestisida mencekik masyarakat Bhopal, India dengan asap beracun. Hari Senin (7/06) lalu sebuah pengadilan India menyatakan delapan warga India bersalah atas kelalaian tersebut.
Tujuh terdakwa dikenakan denda dan hukuman maksimum dua tahun penjara, sedangkan terdakwa kedelapan yang dituntut sudah meninggal dunia. Pengadilan tidak menyebut menuntut Warren Anderson, warga Amerika yang merupakan Pemimpin Perusahaan Union Carbide (UCC) dan pemilik pabrik tersebut saat bencana itu terjadi pada tahun 1984.
Anderson adalah salah satu dari sembilan orang yang dituduh oleh pemerintah India pada tahun 1987. Dia melarikan diri ke Amerika Serikat dan menolak untuk muncul di pengadilan. Upaya untuk mengekstradisi warga Amerika itu mengalami kegagalan.
Putusan pengadilan itu telah menimbulkan kemarahan kelompok hak asasi manusia. Amnesty International (AI) mendesak pemerintah Amerika Serikat dan India untuk mengambil langkah-langkah bagi keadilan semua pihak. "Kami merasa marah dan dikhianati. Ini bukan keadilan. Ini adalah parodi keadilan, "kata Hazra Bee dari Kampanye Internasional untuk Keadilan di Bhopal dalam sebuah pernyataan pers. "Hukuman remeh ini adalah sebuah tamparan bagi penderitaan para korban Bhopal," kata Bee, yang menjanjikan bahwa korban akan menantang keputusan tersebut pada lembaga hukum yang lebih tinggi. "Hasil Keputusan pengadilan bagi terdakwa warga India dalam kasus ini jelas tidak cukup. Pemerintah India dan Amerika Serikat harus memastikan bahwa terdakwa asing, termasuk UCC, juga harus diadili," kata direktur Amnesty International bidang Isu Global, Audrey Gaughran dalam siaran pers.
• Kelalaian
Tragedi gas Bhopal telah dianggap sebagai bencana korporat terburuk yang pernah ada. Pada pagi hari tanggal 3 Desember 1984, 40 ton metyl isocyanate (MIC), suatu bahan kimia yang sangat beracun dan mudah menguap, bocor dari wadah penyimpanan di pabrik yang dimiliki oleh Union Carbide India Limited (UCIL), anak perusahaan UCC Amerika.
Perusahaan ini menyimpan MIC dalam jumlah yang lebih besar dari yang direkomendasikan. Dalam upaya untuk memotong biaya, perusahaan telah mematikan pendingin di sekitar bahan kimia, padahal bahan kimia tersebut harus disimpan pada suhu 32 derajat Fahrenheit, demikian keterangan dari Kampanye Internasional untuk Keadilan di Bhopal.
Gas yang bocot tersebut dengan cepat menewaskan 7.000 hingga 10.000 orang. Jumlah ini adalah angka menurut perhitungan Amnesty dan jumlah yang tak terhitung lainnya yang terus bertambah.
Menurut Bhopal Medis Banding (BMA), orang Bhopali mengalami berbagai macam penyakit akibat dari kebocoran gas dan kontaminasi bahan kimia beracun lain yang dikeluarkan pabrik ke air tanah. Sejumlah penyakit itu antara lain kanker, kebutaan, kepincangan, keterbelakangan mental, kelahiran cacat, dan kesulitan reproduksi.
• Kompensasi
UCC ikut berpartisipasi dalam upaya bantuan cepat dan membayar biaya penyelesaian sebesar $ 470.000.000. Dalam sebuah pernyataan, UCC mengklaim bahwa kebocoran itu adalah hasil dari sabotase yang disengaja. Namun menurut Kampanye Internasional untuk Keadilan di Bhopal, klaim yang dikatakan UCC tersebut tidak pernah terbukti.
Michigan adalah basis Dow Chemicals, yang membeli UCC pada tahun 2001. Perusahaan ini menyangkal bertanggung jawab lebih lanjut atas kondisi ini. Ia mengklaim semua kasus telah diselesaikan. Sebuah pernyataan di situs Dow mengkutip sebuah sumber media India dari tahun 2006 yang mengatakan, "Semua kasus klaim kompensasi awal oleh para korban tragedi gas Bhopal 1984 telah diselesaikan. ... Dengan selesainya klaim kompensasi awal dan petisi revisi, tidak ada kasus yang ditunda."
Setelah Seperempat Abad, Kasus Bhopal Kembali Dibuka

Relawan membopong korban Tragedi Bhopal, India tahun 1984
Puluhan tahun berlalu, kasus hukum atas tragedi Bhopal yang menewaskan 15 ribu orang lebih masih terkatung-katung. Hari ini, sebuah pengadilan India menghukum tujuh karyawan senior mantan anak perusahaan Union Carbide di India dengan dakwaan "kematian oleh kelalaian" untuk peran mereka dalam tragedi gas Bhopal lebih dari seperempat abad yang lalu. Tragedi itu merupakan bencana industri terburuk dalam sejarah dunia. Perusahaan itu, Union Carbide India Ltd, juga dinyatakan bersalah dengan dakwaan sama. Sayangnya, perusahaan itu tidak lagi ada. Para mantan karyawan yang diadili, banyak dari mereka kini berusia 70-an tahun, menghadapi hukuman dua tahun penjara. Namun hakim tak mengumumkan hukuman atas masing-masing.
Para korban selamat dan keluarga keluarga yang tewas, bersama dengan aktivis hak azasi, berkumpul di kota itu dan meneriakkan slogan-slogan mengatakan putusan itu terlalu kecil dan terlambat.
Pada 3 Desember 1984, pabrik pestisida dijalankan oleh Union Carbide bocor dan sekitar 40 ton gas methyl isocyanate mematikan mencemari udara kota Bhopal di India tengah, dan seketika membunuh sekitar 4.000 orang. Pengaruh sisa-sisa racun menyebabkan korban tewashingga mencapai 15 ribu orang selama beberapa tahun.
Aktivis lokal bersikeras bilangan korban yang sesungguhnya hampir dua kali lipat, dan mengatakan perusahaan dan pemerintah telah gagal untuk membersihkan bahan kimia beracun di pabrik, yang ditutup setelah kecelakaan itu. Proses pengadilan kasus ini berjalan sangat lamban dan tidak efektif.
India Central Bureau of Investigation, badan atas investigasi di negara itu, awalnya menuduh 12 terdakwa: delapan pejabat senior perusahaan India; Warren Anderson, kepala Union Carbide Corp pada saat gas bocor, perusahaan itu sendiri, dan dua anak perusahaan. Tujuh dari delapan pejabat perusahaan India divonis Senin. Yang lainnya sudah meninggal. Anderson dan Union Carbide tidak pernah muncul di pengadilan.
Union Carbide yang dibeli oleh Dow Chemical Co pada tahun 2001. Dow mengatakan kasus hukum itu diselesaikan pada tahun 1989 ketika Union Carbide diselesaikan dengan pemerintah India dengan nilai 470 juta dolar AS, dan bahwa semua tanggung jawab untuk pabrik tersebut sekarang terletak pada pemerintah negara bagian Madhya Pradesh, yang kini memiliki situs bekas bencana itu.
Juli lalu, pengadilan yang sama di Bhopal telah mengeluarkan surat perintah penangkapan atas Anderson dan juga memerintahkan pemerintah India untuk menekan Washington untuk ekstradisi orang Amerika itu. Hakim tidak menjelaskan mengapa Anderson atau perusahaan kimia Amerika tidak diadili secara in absentia. Anderson ditahan sebentar segera setelah bencana terjadi, namun ia segera meninggalkan negara itu dan sekarang tinggal di New York.

Selasa, 28 Desember 2010

contoh kasus fraud auditor

Dua perusahan Auditor sebelumnya yang mengaudit laporan keuangan dari sebuah perusahaan real estate terkenal di Singapura, dinyatakan bersalah dan dihukum denda sebesar SGD 775,000 (US$ 504,049) karena terbukti gagal untuk memberikan peringatan kepada manajemen perusahaan tersebut tentang adanya kecurangan yang dilakukan oleh mantan manajer keuangannya yang dilakukan sepanjang tahun 2002 dan 2004 dimana sang manajer tidak menyetorkan uang perusahaan ke bank yang ditunjuk.

Kecurangan sang manajer keuangan tsb diketahui setelah perusahaan audit yang baru Patrick Lee Public accounting Cooperation menerima laporan rekonsiliasi bank yang berbeda dengan laporan akunting perusahaan, dimana terjadi kekurangan dana sebesar SGD 672,253 (US$ 437,224). Pengadilan memutuskan bahwa seharusnya perusahaan audit sebelumnya dapat mendeteksi adanya kecurangan tsb dan memberikan laporan peringatan kepada pihak manajemen atas adanya ketidakberesan laporan keuangan perusahaan.

Keputusan pengadilan tersebut telah memberikan peringatan yang jelas kepada perusahaan audit tentang fungsi dan tanggung jawab profesi Auditors.

sumber : http://ahliasuransi.com/2008/08/11/kasus-klaim-auditor-diganjar-us-504049-karena-gagal-mendeteksi-kecurangan-laporan-keuangan/